Pantaukaltim.com, Samarinda – Hanya tinggal menghitung hari, umat muslim di Samarinda akan merayakan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. Sebagian masyarakat tentu sudah mempersiapkan diri mereka untuk pulang ke kampung halamannya, atau mudik. Bahkan mungkin sebagian di antaranya sudah tiba di kampung halamannya.
Melihat hal itu, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal meminta agar masyarakat bisa meningkatkan keamanan sebelum meninggalkan kediamannya. Ia menilai ada peningkatan risiko pencurian yang terjadi selama bulan ramadan, terutama disebabkan oleh kebiasaan sebagian masyarakat yang meninggalkan pintu rumah terbuka saat pergi untuk menunaikan ibadah salat subuh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan pencurian ini dengan lebih berhati-hati,” ucap Joha, Sabtu [6/4/2024].
Joha menegaskan agar warga bisa mengecek kembali pintu dan jendela rumah mereka, termasuk akses-akses lain untuk masuk ke rumah sebelum mereka bepergian. Terlebih bagi mereka yang akan bepergian dalam waktu yang cukup lama.
“Pintu atau jendela itu harus terkunci dengan baik. Double check,” sambungnya.
Ia juga berharap masyarakat bisa turut aktif mengawasi rumah atau tempat tinggal tetangga mereka yang ditinggal untuk sementara waktu. Perhatian tersebut tentunya merupakan wujud dari kehidupan rukun dalam bertetangga.
“Sambil dilihat, kalau ada yang mencurigakan bisa melapor ke pemilik rumah, atau ke pihak keamanan setempat,” tutupnya. [dtn/ADV DPRD SMD]






