SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listyono mengusulkan agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kaltim bisa membangun gedung perpsutakaan yang lebih representatif. Dengan begitu, keberadaan fasilitas baca di Bumi Mulawarman ini bisa dibangun dengan menyesuaikan zaman, dan kebutuhan masyarakat Kaltim.
Nidya juga mengusulkan agar dinas terkait bisa mencari lokasi-lokasi yang dianggap strategis untuk dibangun perpustakaan. Misalnya, lokasi yang mudah dijangkau masyarakat, dan memiliki akses yang ramah bagi seluruh elemen masyarakat.
“Sebenarnya kawasan GOR Kadrie Oening itu cocok. Karena sejauh ini pengunjungnya juga banyak,” terang Nidya, Jumat [03/11/2023]
Usulan ini disampaikan pasca beredarnya kabar tentang rencana DPKD Kaltim untuk mengalihfungsikan Hotel Atlet di kawasan GOR Kadrie Oening, Jalan KH Wahid Hasyim Samarinda sebagai gedung perpustakaan yang baru, menggantikan perpustakaan yang selama ini terletak di Jalan IR H Juanda.
Sayangnya rencana DPKD Kaltim terpaksa kandas karena pengelola GOR Kadrie Oening dalam hal ini lantaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim urung memberikan restunya.
“Lebih baik bangun gedung baru, desain dan konsepnya disesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan. Hotel Atlet dari awal peruntukkannya bukan sebagai perpustakaan,” sarannya.
Ia memahami benar keinginan instansi terkait untuk memanfaatkan aset-aset Pemprov Kaltim yang ada. Namun menurutnya, sejumlah hal tetap harus menjadi pertimbangan. [sia/ADV DPRD Kaltim]






