SAMARINDA – Pemkot Samarinda terus melakukan berbagai upaya untuk menata wajah Kota Tepian. Mulai dari Pedagang Kaki Lima (PKL), bangunan-bangunan liar yang berdiri di lokasi-lokasi yang tak semestinya, hingga yang kian ramai belakangan ini, Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang untuk Pemilu 2024. Padahal saat ini, tahapan Pemilu belum memasuki tahapan kampanye.
Langkah yang dilakukan Pemkot Samarinda pun mendapatkan dukungan dari Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. Dia menegaskan bahwa pihaknya mendukung seluruh upaya yang diambil pemerintah untuk menata kota, agar tercipta ketertiban yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Tapi ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi. Utamanya berkaitan dengan cara pemerintah dalam melakukan penertiban,” terangnya, Jumat (10/11/2023).
Pasalnya Angkasa menyebut ada beberapa oknum yang bertugas di lapangan, melakukan tindakan-tindakan yang kurang manusiawi dalam proses penertiban. Untuk itu, ia meminta kepada pejabat terkait untuk bisa melakukan pembinaan kepada pegawai-pegawai yang bertindak di luar ketentuan.
“Pada prinsipnya, petugas harus bisa mengedepankan hak-hak masyarakat dalam menertibkan. Ada aturan yang berlaku, dan wajib dijunjung,” tegasnya.
Angkasa berharap, ke depannya Samarinda bisa menjadi kota yang lebih tertata, dan memiliki estetika di setiap sudut kotanya. Dengan begitu, suasana nyaman dan aman bisa dirasakan masyarakat Samarinda, termasuk pengunjung yang datang untuk berbagai keperluan di Kota Tepian.[Wan/ADV DPRD Samarinda]






