SAMARINDA – Pemkot Samarinda terus berupaya untuk mengejar target pengurangan kemiskinan ekstrem pada 2024 mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng pihak TNI untuk menghadirkan program unik yang saat ini dikelola oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) yakni ‘Orang Tua Asuh’.
Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menjelaskan ada 37 anak dari tiga kecamatan di Samarinda yang akan menerima bantuan melalui program tersebut.
“Jadi ada tiga kecamatan yang akan menerima bantuan melalui program inisiatif ini. Total anak dari kecamatan ini ada 37 semua,” ujar Deni, Jumat (17/11/2023).
Deni menjelaskan bahwa sebelum melaksanakan program tersebut, perlu adanya penyusunan panduan teknis yang jelas, termasuk dengan penetapan input dan output yang diharapkan. Ia juga perlu memastikan bahwa juknisnya terdefinisi dengan baik, termasuk mengenai input dan output yang diharapkan. Setelah nanti semuanya jelas, barulah program tersebut bisa berjalan.
“Dengan adanya program ini, tentu kami berharap Dinsos PM bisa segera menyusun panduan ini agar program orang tua asuh dapat segera dijalankan,” jelasnya.
Tahap selanjutnya adalah melibatkan unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) setelah semua aspek program terdefinisi dengan baik.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Samarinda untuk mencapai target pengentasan kemiskinan ekstrem dan memberikan bantuan yang lebih tepat sasaran kepada yang membutuhkan.[wan/ADV DPRD Samarinda]






