SAMARINDA – Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono mengingatkan tentang bahaya kesehatan lanjutan yang bisa dialami oleh anak-anak yang terserang penyakit diare. Ia menilai penyakit tersebut bisa memberikan dampak serius terhadap tumbuh kembang anak. Khususnya dalam menyerap gizi yang sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan.
Karenanya, ia mendorong agar Pemkot Samarinda melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda bisa terus melakukan upaya untuk meminimalisir potensi penyebaran penyakit tersebut.
“Kami yakin, instansi terkait pasti sudah punya perencanaan, tentang apa yang perlu dilakukan untuk menghentikan penyebaran diare ini,” ujar Sugiyono, pada Jumat (17/11/2023).
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa Pemkot Samarinda tidak bisa bekerja seorang diri. Perlu peran serta orang tua, dan lingkungan sekitar anak untuk mendukung penghentian penyebaran diare tersebut.
Ia mengingatkan kepada para orang tua di Samarinda untuk rutin melakukan vaksinasi pada buah hati mereka. Selain itu pemberian vitamin melalui makan-makanan bergizi juga perlu dilakukan.
“Termasuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitar. Orang tua perlu memastikan anak-anak tidak tinggal di lingkungan yang kotor, karena lingkungan yang sehat akan memberikan dampak baik bagi tumbuh kembang anak, termasuk perihal kesehatannya,” tegas dia.
Untuk informasi, melansir dari laman Kementerian Kesehatan, disebutkan bahwa diare merupakan penyakit yang membuat penderitanya sering buang air besar dengan kondisi tinja encer atau cair. Pada umumnya diare terjadi akibat mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit. [Wan/ADV DPRD Samarinda]






