SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah meminta agar dalam waktu dekat ini, Pemkot Samarinda bisa memberikan penjelasan kepada para pedagang Pasar Pagi. Hal ini berkaitan dengan rencana relokasi yang akan dilakukan untuk mendukung upaya pembangunan untuk memugar kawasan Pasar Pagi Samarinda,
“Kami, di dewan, sepenuhnya mendukung. Tapi masalah pemindahan ini tidak semudah memindahkan baju. Oleh karena itu, perlu perencanaan yang matang, termasuk mengenai nasib para pedagang yang akan direlokasi,” terang Laila, Kamis [16/11/2023].
Perhatian Laila terhadap rencana pemerintah tersebut, kembali diutarakan pada para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Pagi (FP3) kembali menyambangi pihaknya di DPRD Samarinda. Para pedagang kembali mengeluhkan ketidakjelasan nasib mereka yang disebabkan rencana pemerintah.
Para pedagang disebut-sebut ingin mendapatkan kepastian terkait kapan, dan ke mana akan direlokasi. Namun hingga saat ini, terkait dua hal tersebut belum bisa dipastikan oleh pemerintah.
“Kami hanya bisa menerima aspirasi mereka. Karena surat yang mereka sampaikan memang ditujukan untuk Komisi II, tapi kami minta waktu untuk menindaklanjuti hal tersebut,” janjinya.
Ia menyebut,d alam waktu dekat pihaknya akan kembali berkoordiansi dengan pemerintah untuk memastikan nasib warga Kota Tepian, khususnya pedagang yang akan dipindahkan dalam rencana pembangunan tersebut. [wan/ADV DPRD Samarinda].






