Pantaukaltim.com, Samarinda – Menjelang Hari Raya Idulfitri, kebutuhan masyarakat akan sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan. Termasuk terhadap penggunaan gas elpiji untuk memasak. Meski begitu, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi menegaskan bahwa stok gas elpiji dengan tabung ukuran 3 kilogram (kg) sudah dalam kondisi aman dan terkendali.
“Informasi yang kami terima begitu. Stok gas untuk tabung 3 kg aman, termasuk juga harga di pasaran, tidak ada kenaikan yang signifikan,” kata Subandi, Senin [8/4/2024].
Namun, Subandi mengingatkan kepada masyarakat agar tidak berlebihan dalam membeli bahan-bahan kebutuhan pokok, termasuk membeli gas elpiji. Karena, jika terjadi lonjakan permintaan dalam kategori yang signifikan, dikhawatirkan dapat berpengaruh pada lonjakan harga di pasaran.
“Mengikuti hukum pasar saja, kalau ada kenaikan permintaan dengan suplai yang ada, pasti akan terjadi kelangkaan dan berujung pada kenaikan harga,” sambungnya.
Sementara itu, kepada para pedagang elpiji ia meminta agar tidak nakal dengan menaikkan harga di tengah lonjakan kebutuhan masyaakat. Karena hal tersebut tentunya akan memberatkan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pengecer tidak seharusnya memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan pribadi.
“Elpiji 3kg itu peruntukkannya memang bagi warga kurang mampu. Jadi jangan memanfaatkan situasi,” pungkasnya. [zak/ADV DRPD SMD}






