SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati meminta kepada orang tua agar bisa meningkatkan pengawasan kepada anak-anak mereka. Ini disampaikannya setelah melihat ramainya kasus perundungan atau bullying yang dilakukan anank-anak.
Puji menegaskan, ia tak menyalahkan orang tua atas kasus perundungan yang dilakukan anak-anak mereka. Namun untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak terulang di anak-anak yang lain, ia meminta kepada orang tua untuk bisa memperhatikan perubahan sikap dari anak-anak mereka. Sebab, menurut Politisi Partai Demokrat ini, orang tua adalah pihak yang paling dekat dengan anak-anak.
“Jadi semestinya orang tua bisa menyadari, jika ada perubahan sikap pada anak-anak mereka,” ucapnya, Sabtu [21/10/2023].
Puji juga membenarkan bahwa selain rumah dan keluarga, lingkungan pendidikan juga menjadi salah satu tempat di mana anak-anak menghabiskan banyak waktu mereka. Bahkan beberapa kasus perundungan sering kali justru terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Karena itu, ia meminta agar orang tua bisa lebih peduli dengan pergaulan anak di sekolah.
“Apalagi waktu anak-anak di rumah juga tidak kalah banyak dengan waktu mereka di sekolah. Jadi perang orang tua harus tetap maksimal dan optimal dalam tumbuh kembang anak,” lanjut Puji.
Ia mengingatkan kepada para orang tua siswa, bahwa saat ini peradilan bagi anak-anak yang bertindak di luar batas sudah mulai diterapkan. Sehingga anak-anak yang berlaku berlebihan, bisa dijatuhi hukuman sesuai denga napa yang ia langhar. Namun Puji menyebut, peradilan bagi anak etrsebut tidak dimaksudkan untuk memberikan hukuman bagi anak.
“Tapi sebagai pelajaran, yang diharap mampu memberikan efek jera. Supaya anak-anak tidak lagi mengulangi tindakan mereka,” pungkasnya. [Ama/ADV DPRD Kaltim]






