SAMARINDA – Meskipun hujan sudah sering mengguyur beberapa daerah di Kaltim, namun Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin meminta agar masyarakat dan seluruh pihak tetap mempertahankan kewaspadaan akan potensi Kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla) yang bisa saja terjadi. Ia juga memintar agar pemerintah tidak berhenti dalam memberikan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada warganya agar bisa meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, bukan hanya karhutla yang harus diwaspadai, namun juga potensi kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman. Karena, jika kebakaran sudah terjadi, khususnya di kawasan permukiman, tentu akan banyak kerugian yang harus diderita.
“Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman menyebabkan banyak orang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka,” jelasnya, Senin [30/10/2023]
Untuk memaksimalkan kewaspadaan dan langkah antisipasi, ia mengusulkan agar tiap-tiap kelurahan bisa membuat program sadar lingkungan yang melibatkan seluruh RT. Selain untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban, program tersebut diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan agar hal-hal yang sifatnya merugikan bisa diminimalisir.
Ia juga terus mengingatkan, bahwa karhutla tak kalah memberikan dampak yang merugikan jika tidak ditangani dengan cepat. Meskipun dampaknya tidak langsung dialami masyarakat, namun ke depannya kerusakan ekosistem lingkungan hidup tetap akan merugikan masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.
“Misalnya, asap dari karhutla itu bisa mempengaruhi kondisi kesehatan penduduk,” pungkasnya. [sia/ADV DPRD Kaltim]






