SAMARINDA – Proses perencanaan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan di sebuah daerah. Program yang disusun dan direncanakan dengan matang diyakini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan sebuah daerah, dan mendukung upaya-upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
Berdasarkan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji pun menuntut Pemprov Kaltim untuk bisa mematangkan perencanaan atas seluruh program yang akan ia kerjakan. Selain itu, proses-proses yang ada dalam tahapan pengerjaan pun diharapkan bisa berlangsung dengan efektif dan efisien.
“Kalau memungkinkan, proses lelang dan pengadaan itu sudah bisa dilakukan sejak awal tahun. Jadi pengerjaannya tidak mepet,” tutur dia, Jumat [03/11/2023]
Seno memberikan perhatian atas proyek-proyek yang menelan biaya besar. Menurutnya, pengerjaan proyek tersebut tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk bisa diselesaikan. Sehingga, jika proses lelang berjalan lambat dan berlarut-larut, maka pihak ketiga selaku pemenang lelang pasti akan kesulitan menyelesaikan proyek tersebut. Hasilnya, pembangunan yang diharapkan tidak berjalan maksimal, dan realisasi anggaran minim.
“Ini yang sering jadi alasan anggaran tidak terserap, serapannya minim. Kalau begini terus, pembangunan yang ada tidak akan pernah maksimal. Waktu pengerjaan selalu jadi alasan,” tegasnya.
Persoalan tahunan ini semestinya sudah bisa ditangani atau setidaknya diantispasi. Sehingga hal yang sama tidak terus menerus terjadi di setiap penghujung tahun anggaran. [sia/ADV DPRD Kaltim]






