SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub membeberkan bahwa perkembangan zaman telah memberikan tuntutan yang semakin besar bagi kerja Guru Bimbingan Konseling (BK). Hal ini dikarenakan, permasalahan yang dihadapi remaja-remaja di usia sekolah pun saat ini makin beragam.
Dengan begitu, diperlukan bimbingan yang optimal untuk memastikan perkembangan psikologis anak tidak terganggu, utamanya saat berhadapan dengan masalah-masalah yang ada. Baik masalah yang bersumber dari lingkungan tempat tinggal, ataupun lingkungan pendidikan tempat anak-anak tersebut belajar.
“Guru BK harus punya kompetensi supaya semakin cakap dan cepat tanggap dalam menangani siswa-siswi yang punya masalah,” terangnya, Senin [30/10/2023]
Karena itu, Rusman berharap Pemprov Kaltim bisa melakukan beberapa program untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru BK yang ada di Kaltim. Menurutnya, keberadaan guru BK di sekolah-sekolah harus bisa lebih dioptimalkan.
Namun bukan hanya meningkatkan komptensi guru-guru BK yang diharapkan Rusman. Ia juga mendorong agar pemerintah daerah, khususnya Pemprov Kaltim agar bisa memperhatikan kondisi saranan dan prasarana pendukung bagi guru BK dalam melakukan proses bimbingan konseling.
“Sebab masih banyak didapati sekolah yang tidak memberikan fasilitas maksimal ke proses bimbingan konseling. Bahkan ada sekolah yang tidak punya tempat khusus untuk melakukan bimbingan,” pungkasnya. [sia/ADV DPRD Kaltim]






