Pantaukaltim.com, Samarinda – Komisi III DPRD Samarinda mengusulkan agar Pemkot Samarinda bisa menggandeng beberapa pihak untuk menangani urusan sampah di Samarinda. Khususnya pemulung yang ada di Kota Tepian.
Usulan ini disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronnie Pasie. Ia menyebut diperlukan kemitraan yang signifikan antara pemerintah daerah dan para pemulung untuk mengoptimalkan penanganan sampah di suatu daerah.
“Perlu diakui bahwa pemulung terlibat langsung dalam proses daur ulang dan pengeloilaan sampah. Karenanya kita, pemerintah ini perlu bekerja sama dengan mereka,” jelas Novan, Sabtu [20/4/2024].
Kemitraan yang dimaksud Novan sejatinya bisa diwujudkan dalam bentuk program pembinaan. Sehingga apa yang dikerjakan para pemulung di lapangan, selain memberikan manfaat ekonomis bagi dirinya, juga memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam penanganan sampah.
Lebih lanjut, selain pemulung pelibatan masyarakat dalam menangani sampah di Samarinda juga merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan. Pasalnya ia yakin, dengan massifnya keterlibatan masyarakat tentu akan memudahkan pemerintah untuk membangun kesadaran di kalangan masyarakat.
“Mereka bisa diberi pemahaman untuk mengurangi sampah melalui berbagai program. Seperti daur ulang, atau beragam pengelolaan sampah lainnya,” sambung dia.
Novan menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama dan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk menemukan solusi yang berkelanjutan dalam mengelola sampah di kota Samarinda.
Dengan kemitraan yang kuat antara pemerintah kota, pemulung, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi semua warga Samarinda. [dtn/ADV DPRD SMD]






