JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Pertambangan Rakyat (APPRI) mengucapkan selamat atas pelantikan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Arifin Tasrif di Istana Negara, Senin (19/8/2024).
Ketua Umum APPRI, Rudi Prianto mengatakan Bahlil merupakan sosok yang tepat memimpin Kementerian ESDM. Presiden Jokowi tepat menunjuk Bahlil.
“Track record Pak Bahlil sudah teruji dalam urusan energi pun sumber daya mineral. Selama ini beliau banyak buat terobosan baru demi kemajuan pertambangan di Indonesia,” ungkap Rudi kepada awak media di Jakarta, Senin.
Terlebih, lanjut Rudi, Bahlil yang juga mantan ketua umum HIPMI tentu punya latar belakang pengusaha juga aktivis, sehingga paham betul bagaimana dunia usaha pertambangan dan cara mengatasinya.
Rudi mengatakan semangat hilirisasi yang selama ini digaungkan Bahlil dengan mengkosentrasikan investasi pada sektor-sektor prioritas selama menjabat Menteri Investasi/BKPM, tentu sangat menguntungkan pengusaha dalam negeri.
“Pak Bahlil banyak bikin terobosan termasuk mendorong sektor-sektor prioritas investasi dengan berfokus pada hilirisasi. Itu sangat bagus, selain memberi nilai tambah, juga menciptakan lapangan kerja,” terang dia.
Meski demikian, Rudi berharap ke depan sebagai Menteri ESDM, Bahlil bisa memberi ruang yang lebih besar kepada masyarakat lokal melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dengan memperluas ruang lingkup izin usaha untuk batu bara.
Sebab, selama ini penambangan rakyat hanya diberi kewenangan menambang batuan dan pasir sebagaimana dalam Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba.
Dengan begitu masyarakat lokal maupun pengusaha kecil dengan segala keterbatasannya ikut tidak jadi penonton karena tak mendapat tempat berusaha di tanahnya sendiri.
“Pemberian izin tambang rakyat bisa diberikan naungan aturan peraturan yang memihak rakyat kecil untuk ikut menikmati kekayaan alam sesuai UUD 45,” tutup Rudi. (*)






