Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudi Mas’ud memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim akan membentuk Kantor Penghubung Kaltim di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai upaya mempercepat koordinasi pemerintahan, memperluas pelayanan publik, serta membuka akses lebih besar bagi pelaku usaha dan masyarakat Kaltim dalam seluruh aktivitas yang terkait dengan IKN.
Rudi menyebutkan bahwa keberadaan kantor ini sangat penting mengingat posisi Kaltim sebagai daerah penyangga sekaligus wilayah administratif utama di mana IKN berdiri.
“Kaltim harus memiliki peran sentral dalam setiap proses pembangunan IKN. Kantor penghubung ini akan menjadi pusat koordinasi, pelayanan, dan komunikasi antara Pemprov Kaltim dengan Otorita IKN, pelaku usaha, dan masyarakat,” jelas Rudi saat memimpin rapat persiapan kelembagaan di Samarinda.
Fungsi Utama: Koordinasi Cepat & Efektif
Kantor Penghubung Kaltim akan difungsikan sebagai pusat komunikasi antarinstansi, baik terkait kegiatan pembangunan infrastruktur, layanan publik, hingga sektor ekonomi.
Fungsi-fungsi prioritas meliputi:
- Koordinasi cepat antara Pemprov Kaltim dan Otorita IKN.
- Fasilitasi investasi bagi pelaku usaha Kaltim yang ingin masuk ke ekosistem bisnis IKN.
- Posko informasi dan pelayanan publik terkait administrasi, perizinan, dan program-program Pemprov.
- Pemantauan perkembangan pembangunan IKN agar kebijakan Kaltim bisa selaras dengan kebutuhan nasional.
“Kita ingin setiap kebijakan dan kerja sama dapat berjalan efektif tanpa jarak birokrasi yang terlalu panjang,” ujarnya.
Mendukung UMKM, Tenaga Kerja, dan Ekonomi Daerah
Menurut Rudi, keberadaan Kantor Penghubung Kaltim di IKN juga akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan tenaga kerja lokal.
Manfaat strategis yang ditargetkan:
- UMKM Kaltim lebih mudah masuk rantai pasok IKN, termasuk kebutuhan kuliner, logistik, kerajinan, dan jasa.
- Tenaga kerja lokal mendapat informasi dan akses rekrutmen lebih cepat.
- Fasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi pekerja Kaltim agar siap bersaing di pasar kerja IKN.
- Mempercepat kolaborasi dengan BUMN, investor, dan perusahaan nasional yang beroperasi di IKN.
“Kita ingin masyarakat Kaltim menjadi bagian dari manfaat besar pembangunan IKN, bukan hanya menjadi penonton,” tegas Rudi.
Pusat Promosi Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim
Selain fungsi pemerintahan dan investasi, kantor ini juga akan membawa misi budaya. Pemerintah akan menyediakan ruang promosi untuk menampilkan:
- budaya lokal Kaltim,
- kerajinan daerah,
- produk UMKM unggulan,
- serta potensi pariwisata dari seluruh kabupaten/kota.
“Ini kesempatan menunjukkan identitas Kaltim sebagai rumah besar yang menyambut kehadiran IKN,” kata Rudi.
Dukungan Infrastruktur dan Lokasi Strategis
Pemprov Kaltim tengah menyiapkan detail lokasi kantor tersebut di area yang dapat diakses oleh:
- pejabat Otorita IKN,
- pelaku usaha,
- maupun masyarakat yang membutuhkan layanan pemerintahan.
Kantor direncanakan berada dalam radius strategis sekitar kawasan inti IKN, sehingga proses koordinasi dapat berjalan cepat dan efisien.
Komitmen Kaltim untuk Menjadi Mitra Utama IKN
Gubernur Rudi Mas’ud menegaskan bahwa Kaltim bukan hanya menjadi lokasi pembangunan IKN, tetapi merupakan mitra utama dalam setiap kebijakan pemerintah pusat. Dengan hadirnya Kantor Penghubung, hubungan tersebut dapat berjalan lebih kuat dan terstruktur.
“Ini adalah langkah konkret agar Kaltim selalu selaras dengan arah pembangunan IKN. Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan manfaat maksimal dari hadirnya ibu kota baru negara di tanah kita,” tutupnya. [zk/dv diskominfo kaltim'[






