KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat strategi hilirisasi UMKM melalui pengembangan ekosistem digital dan perluasan jaringan pemasaran.
Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan e-commerce lokal dan kemitraan dengan platform nasional, sebagai upaya membantu pelaku usaha kecil menengah beradaptasi dengan pola perdagangan modern.
Sekda Kukar Sunggono menilai bahwa digitalisasi adalah kunci untuk meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi berbasis teknologi. Karena itu, pemerintah daerah kini aktif mendorong pelaku UMKM agar memanfaatkan pemasaran berbasis aplikasi dan toko daring.
“Kami ingin UMKM Kukar tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar regional dan nasional melalui platform digital,” ujar Sekda Sungono, 30/10/2025.
Sunggono menjelaskan, melalui kolaborasi dengan berbagai marketplace dan aplikasi perdagangan, Pemkab Kukar memberikan pendampingan berupa: pelatihan membuat katalog digital, pengelolaan toko online, peningkatan kualitas foto produk, serta strategi pemasaran berbasis algoritma.
“Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi ribuan UMKM Kukar agar lebih mudah menjangkau konsumen dari berbagai wilayah Indonesia,” terang dia.
Di sisi lain, Pemkab Kukar juga tengah menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan besar dan jaringan ritel nasional untuk membuka akses pemasaran secara offline. Melalui kemitraan ini, UMKM lokal berpeluang masuk dalam: etalase produk UMKM di ritel nasional, kurasi produk untuk pasar antarkota, serta hingga peluang kerja sama pasokan langsung untuk industri.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar hilirisasi ekonomi daerah yang sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, yaitu menciptakan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
Sungono mengatakan dengan terus diperluasnya akses digital dan jaringan distribusi, Pemkab Kukar optimistis UMKM dapat menjadi motor ekonomi baru yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.
“UMKM Kukar harus bisa naik kelas. Digitalisasi dan kemitraan nasional adalah dua kunci penting untuk memperluas pasar dan menambah pendapatan pelaku usaha,” tutupnya. [zak/adv prokom]






