Pantaukaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar menyebut ada banyak proyek pembangunan di Samarinda yang pembangunanya tidak sesuai target. Target yang dimaksudkannya salah satunya berkaitan dengan waktu pengerjaan, yang berujung pada molornya pembangunan proyek-proyek tersebut.
“Kita bisa lihat contohnya Teras Samarinda di kawasan tepian Sungai Mahakam,” sebutnya, Senin (24/6/2024).
Hal ini tentu menjadi keprihatinan tersendiri bagi Anhar. Ia mengingatkan agar Pemkot Samarinda bisa benar-benar mementingkan penyelesaian proyek-proyek lain yang hingga saat ini masih belum bisa memenuhi target yang dipasang.
“Jangan sampai nanti jadi justru menjadi temuan BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan, red). Itu sebenarnya (tidak selesainya proyek) ranahnya teknis, jadi silakan Pemkot dijelaskan kenapa tidak capai target,” sambungnya.
Anhar pun menyinggung soal masa jabatan kepala daerah, dalam hal ini Wali Kota Samarinda dan wakilnya. Ia menyebut menjelang berakhirnya masa jabatan, semestinya pimpinan dan jajarannya bisa mengambil langkah yang sigap berkaitan dengan proyek-proyek yang urung selesai.
“Menurut saya tuntaskan semua proyek yang ada itu. Jangan sampai proyek-proyek berjalan saat ini seperti Hambalang, mangkrak,” tegas Anhar.
Pihaknya sangat berharap Pemerintah Kota Samarinda dapat segera menuntaskan proyek-proyek yang sedang berjalan dan memastikan semua target tercapai sesuai dengan rencana dan mengantisipasi kemoloran waktu.
“Akhir tahun harus sudah selesai semua,” pungkasnya.(wan/ADV/DPRD SMD)






