SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji membeberkan bahwa pihaknya dan Pemprov Kaltim sudah menyepakti alokasi anggaran untuk pengelolaan sektor kesehatan di Kaltim dalam APBD 2024 mendatang. Menurutnya, kedua pihak sepakat untuk mengalokasikan sekitar 10 persen dari APBD untuk pengembangan sektor kesehatan.
Dengan begitu, sektor kesehatan di Kaltim akan mendapatkan kucuran anggaran sekitar Rp2 triliun dari total APBD Kaltim di 2024 yang disepakati di angka Rp20 triliun lebih. Seno menerangkan, salah satu program yang diprioritaskan dalam sektor kesehatan adalah pemberian jaminan kesehatan bagi masyarakat Kaltim.
“Kami menginginkan agar masyarakat Kaltim bisa mengakses layanan kesehatan dengan maksimal,” tuturnya, Rabu [15/11/2023]
Alokasi anggaran yang sudah disepakati tersebut akan difokukan bagi pemberian layanan kesehatan di perdesaan, dan bagi masyarakat Kaltim dengan ekonomi yang kurang mampu.
Seno pun menceritakan, bahwa beberapa daerah di Kutai Kartanegara, masyarakatnya masih mengeluhkan sulitnya mendapat layanan kesehatan yang memadai. Keluhan tersebut ia terima saat melakukan kegiatan serap aspirasi atau reses di daerah pemilihannya.
“Pemerintah sejatinya harus bisa memastikan agar warganya bisa dapat akses untuk memperoleh layanan kesehatan yang maksimal,” pungkasnya. [sia/ADV DPRD Kaltim]






