KUKAR – Kondisi rumah Ibu Ningsih, seorang tukang pijat keliling yang telah menempati rumahnya di pinggir Sungai Mahakam selama 14 tahun memprihatinkan.
Hal tersebut memicu Wabup Kukar Rendi Solihin menyambangi rumah perempuan paru baya tersebut, Rabu (8/10/2025).
Kehadiran Rendi dalam rangka memberikan bantuan berupa bedah rumah yang dilakukan Baznas Kabupaten Kukar.
“Semoga bantuan rumah ini bermanfaat dan Ibu Ningsih secepatnya dapat direlokasi ke daratan dan dibantu usaha tambahan, seperti berjualan sembako,” ungkap Rendi.
Selama 14 tahun Ningsih telah menempati rumahnya selama 14 tahun bersama keluarganya.
Karena lokasi rumahnya berada di pinggir Sungai Mahakam, sehingga cenderung rawan terhadap dampak lingkungan (banjir, erosi, relokasi).
Pekerjaan Ibu Ningsih adalah sebagai tukang pijat keliling ini menunjukkan bahwa ekonomi keluarga masih dalam kategori menengah ke bawah dan cukup rentan.
Rendi mengatakan pihaknya berkomitmen nyata dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kondisi hidup: bukan hanya memperbaiki rumah, tapi juga aspek ekonomi.
Identifikasi kondisi rumah (lokasi pinggir sungai, lama menempati, kebutuhan) sudah tercatat dan direncanakan untuk ditangani.
Program bedah rumah merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Kukar, sebagaimana ditegaskan oleh Bupati bahwa “pengentasan kemiskinan diawali dari bedah rumah”. [zak/ADV Prokom Kukar]






