Pemprov Kaltim Ajak Warga Manfaatkan Program GratisPol untuk Kemudahan Administrasi

Rudi Masud. [dok. ist]

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengimbau seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Program GratisPol (Gratis Administrasi Pelayanan Online), sebuah inovasi layanan publik yang dirancang untuk memberikan kemudahan pengurusan berbagai dokumen administrasi secara cepat, praktis, dan tanpa biaya.

Program GratisPol menjadi salah satu terobosan Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong percepatan digitalisasi layanan di seluruh kabupaten/kota.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk memanfaatkan GratisPol. Ini hak masyarakat, dan pemerintah menyiapkannya agar layanan administrasi lebih murah, lebih cepat, dan terbebas dari pungutan liar,” ujar perwakilan Pemprov dalam keterangan tertulis.

Didesain untuk Mudahkan Warga dari Kota hingga Pelosok

GratisPol memungkinkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administratif tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Hanya bermodal gawai dan koneksi internet, warga dapat:

  • Mengurus dokumen kependudukan
  • Mengakses layanan legalisasi sederhana
  • Mengajukan berbagai perizinan ringan
  • Menyampaikan pengaduan hingga konsultasi publik
  • Memantau proses administrasi secara real-time

Pemerintah menegaskan bahwa layanan ini dibuat agar masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pelaku usaha kecil, dapat menghemat waktu dan biaya.

Langkah Strategis Kurangi Pungli

Selain efisiensi, GratisPol juga dipandang sebagai solusi untuk menekan praktik pungutan liar. Dengan proses yang serba digital dan terbuka, peluang penyimpangan dapat diminimalkan.

“Layanan digital memberikan kepastian. Tarifnya nol rupiah dan prosesnya terukur. Masyarakat bisa mengurus sendiri tanpa calo, tanpa biaya tambahan,” kata pejabat tersebut.

Pemerintah Perkuat Infrastruktur dan Sosialisasi

Pemprov Kaltim juga terus melakukan peningkatan infrastruktur digital, pelatihan aparatur, serta memperluas jaringan internet ke wilayah desa agar layana GratisPol bisa diakses merata.

Sosialisasi masif dilakukan melalui pemerintah kabupaten/kota, kampus, sekolah, dan komunitas masyarakat.

“Semakin banyak warga yang menggunakan GratisPol, semakin besar dampaknya terhadap pelayanan publik yang lebih bersih, cepat, dan modern di Kaltim,” tambahnya. [zk/adv diskominfo kaltim]

Print Friendly, PDF & Email