Rencana Skytrain dan BRT Dipertanyakan DPRD Samarinda

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra (istimewa)

Pantaukaltim.com, Samarinda – Rencana Pemkot Samarinda untuk membangun jaringan transportasi umum jenis skytrain dan Bus Rapid Transit (BRT) menuai bermacam-macam respons dari berbagai kalangan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra salah satunya. Ia mempertanyakan urgensi Pemkot Samarinda merencanakan kedua jenis moda transportasi umum itu untuk diadakan di Samarinda.

“Semestinya kita harus benar-benar memahami apakah Skytrain dan BRT ini adalah kebutuhan mendesak bagi masyarakat Samarinda atau hanya sekadar proyek prestisius,” terang Samri, Jumat (21/6/2024).

Sejatinya, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung berbagai propgram pembangunan yang direncanakan Pemkot Samarinda, selama itu memang menjadi kebutuhan utama warga Samarinda yang harus segera dipenuhi. Namun ia mengingatkan tentang pentingnya kajian lebih mendalam sebelum mengambil keputusan terkait pengadaan kedua moda transportasi tersebut.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan bahwa investasi besar yang dibutuhkan untuk pembangunan Skytrain dan BRT harus sebanding dengan manfaat yang akan diterima oleh masyarakat.

“Biaya pengadaan dan operasional kedua moda transportasi ini tidak kecil. Saya ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup warga Samarinda,” sambung dia.

Samri menambahkan, agar keputusan yang diambil Pemkot Samarinda bisa benar-benar diambil setelah mempertimbangkan kajian teknis dan kajian akademis yang matang. Sehingga tidak ada disfungsi dalam pembangunan di kemudian hari.(wan/ADV/DPRD SMD)

Print Friendly, PDF & Email