KUKAR – Wagub Kukar Rendi Solihin terima para Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kutai Kartanegara, pada Senin (13/10/2025)
Mereka diskusi dengan hangat. Rendi bilang momen ini penting untuk mendengarkan aspirasi para disabilitas.
“Kami mendengarkan aspirasi mereka, dan terus memastikan agar pemerintah terus hadir dan menyiapkan sarana publik yang ramah bagi disabilitas,” terang Rendi.
Sementara, Ketua DPC PPDI Kabupaten Kutai Kartanegara Fitriansyah mengatakan audiensi tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus forum penyampaian aspirasi dari para penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Beragam aspirasi disampaikan dalam pertemuan tersebut. Di antaranya, pembuatan sarana aksesibilitas, yang di beberapa tempat masih belum ramah disabilitas.
Para pengurus juga menyampaikan beberapa permohonan tambahan kepada pemerintah daerah, di antaranya penyediaan sekretariat tetap sebagai pusat kegiatan organisasi, fasilitasi pelantikan pengurus baru, serta dukungan program kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.
“PPDI ini dulunya sempat vakum cukup lama, dan kami kepengurusan baru berupaya untuk menghidupkan kembali semangat organisasi. Karena itu kami berharap ada dukungan berupa sekretariat dan fasilitas pelantikan,” harapnya.
Permintaan tersebut disampaikan dengan pertimbangan bahwa saat ini PPDI Kutai Kartanegara menaungi lebih dari 4.800 orang penyandang disabilitas di berbagai wilayah, dengan fokus pada bidang ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Seluruh upaya itu, kata Lina, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
“PPDI ini memayungi seluruh penyandang disabilitas yang ada di Kutai Kartanegara, dengan jumlah total sekitar 4.800 orang,” terangnya. [zak/ADV Prokom Kukar]






