Tiga Arah Pembangunan Kukar 2025–2025, Pemkab Fokus Percepatan Transformasi Daerah

Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Aulia Rahman dan Rendi Solihin. [Dok/ist]

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan tiga arah utama pembangunan daerah untuk periode 2025–2029. Arah pembangunan ini menjadi pedoman dalam penyusunan program prioritas pemerintah, sekaligus penegasan komitmen Pemkab Kukar untuk memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan kualitas layanan publik, dan mempercepat pemerataan pembangunan.

Penguatan Ekonomi Daerah Berbasis Potensi Lokal

Pemkab Kukar menempatkan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah pada 2025. Pemerintah menargetkan peningkatan hilirisasi produk, perluasan akses pasar, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal melalui pelatihan, permodalan, dan infrastruktur pendukung.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menekan ketergantungan terhadap sektor ekstraktif.

Pemerataan Infrastruktur hingga Tingkat Desa

Arah pembangunan kedua menekankan kebutuhan akan infrastruktur merata, terutama jalan penghubung, layanan air bersih, jaringan listrik, dan fasilitas publik.

Pembangunan desa menjadi fokus agar kualitas hidup masyarakat meningkat secara merata di seluruh kecamatan. Pemkab juga menyiapkan percepatan pembangunan digital, seperti akses internet desa dan integrasi layanan publik berbasis teknologi.

Peningkatan Kualitas SDM dan Layanan Publik

Arah pembangunan ketiga berfokus pada penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kompetensi generasi muda.

Pemkab Kukar mendorong program beasiswa, peningkatan kualitas tenaga kesehatan, serta pemerataan fasilitas sekolah dan puskesmas di tiap wilayah.

Arah ini selaras dengan target pemerintah daerah untuk membangun masyarakat yang sehat, cerdas, dan kompetitif dalam menyongsong perubahan ekonomi dan sosial.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman menegaskan bahwa ketiga arah pembangunan tersebut bertujuan menciptakan Kukar yang lebih sejahtera, inklusif, dan berdaya saing.

“Arah pembangunan ini bukan hanya rencana, tetapi komitmen nyata agar seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara merata,” ujarnya.

Pemkab berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan menjaga keberlanjutan program yang telah ditetapkan. [zak/adv prokom]

 

Print Friendly, PDF & Email