KUKAR – Bupati Kukar Aulia Rahman mengatakan saat ini Kabupaten Kukar masih sangat membutuhkan dokter.
“Salah satu kendala pembangunan kesehatan di Kukar adalah tenaga kesehatan,” ungkap Aulia, Senin, (3/11/25).
Bupati Aulia mengatakan saat ini dokter umum di Kukar rasionya masih satu banding sepuluh ribu. Sedangkan dokter spesialis satu banding dua puluh lima ribu.
Untuk itu, target ia kedepan sama dengan target nasional, yakni dokter di Kukar satu banding dua ribu lima ratus dan untuk dokter spesialis target sekitar lima ribu sampai tujuh ribu lima ratus.
Dengan kondisi hari ini kami masih membutuhkan dokter umum empat kali lipat yang ada saat ini.
“Untuk memenuhi ini sangat perlu kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unmul,” harap dia.
Selain itu, Pemkab juga mendorong beasiswa untuk mencetak dokter dari daerah yang akan kembali ke daerahnya.
setelah lulus dan mengabdi didaerahnya dengan memberikan Beasiswa yang ditanggung oleh Pemkab Kukar dengan standar nilai sesuai yang ditetapkan oleh Unmul.
” Inilah alasan kita untuk mengirim anak – anak dari pedalaman untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran, guna mendukung pemenuhan layanan kesehatan yang ada di Kukar, “paparnya. [zak/ADV Prokom Kukar]






