Terbang ke Mahulu, Pj Gubernur Kaltim, Kapolda dan Ketua DPRD Naik Helikopter Milik Perusahaan Batu Bara

Pj Gub Kaltim Akmal Malik menaiki helikopter saat hendak meninjau lokasi banjir di Mahakam Ulu. [dok. adpim]

Pantaukaltim.com, Balikpapan – Terbang ke Mahakam Ulu tinjau banjir, Pj Gubernur Akmal Malik dibersamai Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, Kapolda Kaltim Irjen Polisi Nanang Avianto, menggunakan helikopter milik Perusahaan Batu Bara Bayan Group.

Bayan Group merupakan inovator di bidang industri pertambangan batu bara di Indonesia.

Di Kaltim, Bayan punya lokasi tambang batu bara di Tabang, berlokasi sekitar 180 kilometer di barat laut Samarinda dan berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara..

Rombongan take off dari Balikpapan menuju Kabupaten Mahakam Ulu pada, Sabtu [18/5/2024] sekitar pukul 09.30 Wita. Dalam rombongan itu turut serta Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, Karo Ops Polda Kaltim Kombes Polisi Dedi Suryadi dan Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Polisi Andy Rifai.

Tujuan lawatan itu dalam rangka memastikan jenis bantuan sampai, atasi masalah kelistrikan dan lainnya.

“Inilah tujuan utama kita hari ini ke Mahakam Ulu. Secara umum memang penanganan sudah berjalan, bantuan juga sudah mulai mengalir banyak termasuk juga dari teman-teman PLN, saya juga berterima kasih kepada Bayan Group yang sudah menyiapkan helikopter untuk berangkat kesana. Mudah-mudahan kita berharap pengusaha-pengusaha di Kaltim juga dapat memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita di Mahakam Ulu,” urai Akmal.

Akmal menegaskan bantuan logistik, kebutuhan makan dan air bersih menjadi hal yang prioritas, termasuk tenda. Untuk paket sembako sudah disiapkan sekitar 10 ribu paket.

“Informasi yang kita terima debit air dari sungai Long Apari sudah mulai turun, sekarang tinggal membersihkan, dan ini butuh relawan-relawan yang banyak. Perlu waktu cukup lama untuk memulihkan kondisi di daerah terdampak banjir. Karena tingkat kerusakan cukup tinggi, banyak mobil yang terendam. Kita akan cek secara presisi di lapangan,” pungkas Akmal.

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik mengungkapkan ada tiga wilayah yang terdampak cukup parah dalam banjir yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu hingga Kabupaten Kutai Barat, yaitu Ujoh Bilang, Datah Bilang dan Long Iram.

“Terutama yang akan kita fokus adalah memastikan listrik bisa menyala untuk masyarakat dan kebutuhan pangan sehari-hari juga,” kata Akmal Malik kepada awak media saat konferensi pers di Hotel Royal Suite Balikpapan, Sabtu (18/5/2024).

Akmal Malik menjelaskan berdasarkan data dari PLN di Ujoh Bilang ada 3.339 pelanggan dan sampai dengan hari ini yang terdampak 1.350 pelanggan, kondisi sekarang belum satu pun yang menyala.

Kemudian di Datah Bilang ada 646 pelanggan, dengan 540 pelanggan yang terdampak dan belum ada yang menyala.

“Satu-satunya yang sudah diatasi adalah Long Iram, ada 1.300 pelanggan, sekitar 540 sudah menyala. Jadi listrik baru menyala di Long Iram. Tadi kami sudah berkoordinasi dengan PLN, kita berharap mudah-mudahan hari ini, terutama di Ujoh Bilang, karena cukup besar jumlah pelanggannnya,” jelasnya.

Menurut Akmal, pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan, karena infrastruktur PLN rusak parah (meledak). Kondisi saat ini kebutuhan darurat saja ada sekitar 1.200 kilowatt, sekarang ada mesinnya Pemkab Mahulu berkapasitas 2.200 kilowatt, tapi sayangnya mesin ini tidak terkoneksi dengan jaringan PLN.

“Saya bersama Kapolda, Bupati Mahulu akan berkunjung ke Mahakam Ulu, berangkat jam 8.30 Wita pagi ini. Saya berharap ada orkestrasi yang baik dalam menangani masyarakat terdampak bencana ini. Terutama kebutuhan-kebutuhan listrik,” kata Akmal Malik.

Untuk mendukung pemulihan pasca banjir, lanjut Akmal, sudah diperintahkan kepada BPBD dan Dinas ESDM Kaltim untuk menyiapkan bahan bakar, karena sekarang juga dibutuhkan bahan bakar mesin-mesin untuk membersihkan bekas banjir yang ada disana. [*]

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
news-1312

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

9041

9042

9043

9044

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80036

80037

80038

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

30036

30037

30038

30039

30040

30041

30042

30043

30044

30045

80046

80047

80048

80049

80050

80051

80052

80053

80054

80055

80056

80057

80058

80059

80060

80061

80062

80063

80064

80065

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

80066

80067

80068

80069

80070

80071

80072

80073

80074

80075

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

80086

80087

80088

80089

80090

80091

80092

80093

80094

80095

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80106

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80116

80117

80118

80119

80120

80121

80122

80123

80124

80125

80126

80127

80128

80129

80130

80131

80132

80133

80134

80135

news-1312