Pantaukaltim.com, Samarinda – “Kami ingin olahraga tradisional Kaltim menjadi daya tarik nasional, bahkan internasional. Ini adalah cara kami memperkenalkan identitas budaya lokal ke khalayak yang lebih luas,”
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, Sabtu [23/11/2024].
Upaya memperkenalkan yang dimaksud Bagus yakni saat gelaran ajang Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Komite Olahraga Masyarakat Indonesia [Kormi] di Balikpapan.
“Itu jadi momentum penting untuk promosi olahraga tradisional Kaltim,” kata Bagus.
Sebab, menurut Bagus, kejurnas Kormi bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga upaya mengenalkan dan melestarikan olahraga tradisional Kaltim di tingkat nasional.
“Kami ingin masyarakat semakin mencintai warisan budaya ini,” ucapnya.
Dengan semakin dikenalnya olahraga tradisional Kaltim, diharapkan masyarakat bisa lebih menghargai dan melibatkan diri dalam menjaga tradisi tersebut.
Setidaknya, ada lima cabang olahraga masyarakat, termasuk vespatih dan olahraga tradisional lainnya, akan dipertandingkan dalam ajang tersebut.
Selain upaya memperkenalkan olahraga tradisional, Bagus juga bilang saat gelaran Dispora sebagai langkah awal mencari atlet berbakat yang akan mewakili provinsi dalam FORNAS 2025.
Bagus optimis atlet-atlet Kaltim mampu bersaing di FORNAS 2025, membawa kemenangan sekaligus memperkuat eksistensi olahraga tradisional.
Persiapan matang yang dimulai sejak Kejurnas diharapkan mampu menghasilkan prestasi gemilang.
“Kami yakin atlet Kaltim tidak hanya akan membawa pulang medali, tetapi juga mengukuhkan Kaltim sebagai provinsi yang kaya akan budaya olahraga,” tutupnya. [ADV Dispora Kaltim]






