SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno meyakini upaya normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah
satunya, tempat wisata.
Karena di pinggir SKM, terlihat akan dijadikan sebagai taman untuk rakyat. Artinya masyarakat bisa menikmati taman dengan gratis.
“Karena di sepanjang SKM itu kita berharap tidak ada bangunan apapun sehingga bisa difungsikan sebagai RTH, menjadi taman wisata bagi masyarakat,”ucapnya, Kamis (30/5/2024).
Diketahui, normalisasi SKM telah digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda beberapa tahun lalu dengan menggandeng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Balai Wilayah Sungai (BWS). Titik proyek ini ada di Jalan Tarmidi, Jalan Ruhui Rahayu dan Jalan Dr Soetomo.
“Pinggiran sungai juga akan diturap karena memang yang Tarmidi di sebelah itu agak lebar. Sebelahnya lagi kan belum, masih ada rumah-rumah. ya pelan-pelan berproses,”lanjutnya.
Jika proyek ini rampung, tak hanya ada fasilitas taman publik, tetapi bisa membuka akses bagi kapal-kapal untuk menyusuri sungai-sungai kecil tersebut. Inilah yang diharapkan oleh Jasno.
“SKM ini bisa seperti sungai-sungai yanga da di Surabaya, bersih dan bisa menjadi destinasi dan hiburan untuk masyarakat Samarinda,”harapnya.
Ia optimis Pemkot Samarinda bisa merampungkan normalisasi SKM bebas dari rumah-rumah warga dan sedimentasi sungai.”Paling tidak dua tiga tahun ke depan, SKM sudah bebas dari rumah-rumah masyarakat, diturap dan normalisasi sehingga air itu bisa kembali seperti fungsinya,”kuncinya.(SY/ADV/DPRD Samarinda)






