Pantaukaltim.com, Samarinda – DPRD Samarinda mempertanyakan dampak proyek-proyek besar yang saat ini tengah dikerjakan Pemkot Samarinda. Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar yang menilai bahwa proyek-proyek tersebut menjadi beban dalam APBD.
Karena, proyek-proyek besar itu hamper menghabiskan separuh APBD Samarinda. Sehingga ia menilai, seharusnya proyek tersebut bisa memberikan dampak positif yang optimal kepada masyarakat. “Baik itu dari sisi social, hingga ekonominya,” ucap dia, Senin [29/4/2024].
Anhar menyinggung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda yang mendapatkan porsi anggaran cukup besar, yakni Rp1,7 triliun dalam APBD Samarinda. Tentunya, Anhar menginginkan ada manfaat yang bisa didapatkan dari penganggaran sebesar itu.
Seperti penanganan banjir yang bisa dirasakan manfaatnya oleh m asyarakat Samarinda. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih massif, karena aktitivtas warga tak lagi terganggu musibah banjir pasca hujan turun.
Di samping itu, Politisi Parta PDIP ini juga menyoroti distribusi bantuan keuangan dari pemerintah provinsi. Menurutnya, bantuan keuangan yang diberikan cenderung terfokus pada pembangunan infrastruktur jalan.
“Kita ingin ada terobosan baru, harusnya kita bisa melihat peluang dana pembangunan dari yang lain, sehingga tidak terlalu menguras habis APBD,” tutupnya. [dtn/ADV DPRD SMD]






