Pemkab Kutai Kartanegara Resmi Membuka Lorong Pasar Ramadan 2025, Sebagai Wadah Pemberdayaan UMKM Lokal

[dok.ist]

KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara secara resmi menyelenggarakan kegiatan tahunan Lorong Pasar Ramadan 2025 yang berlokasi di kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman hingga area depan Kedaton, Kecamatan Tenggarong. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 17.00 WITA, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Bapak Edi Damansyah.

Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Tenggarong, yang memanfaatkan momentum ini untuk mencari dan menikmati aneka sajian kuliner berbuka puasa. Sejak dibuka, kawasan tersebut dipadati oleh pengunjung yang datang untuk membeli takjil maupun hidangan khas Ramadan.

Pada tahun ini, Lorong Pasar Ramadan menampilkan peningkatan yang signifikan dari sisi kuantitas dan kualitas penyelenggaraan. Tercatat lebih dari 200 pedagang lokal, yang sebagian besar merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), turut berpartisipasi. Jumlah ini meningkat dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Penataan area pasar dilakukan secara sistematis dalam formasi berbentuk huruf “U” guna memastikan kelancaran arus pengunjung serta menciptakan suasana yang tertib dan nyaman.

Beragam kuliner ditawarkan, mulai dari makanan tradisional khas daerah hingga jajanan kekinian, yang diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik wisata kuliner tahunan selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga secara langsung mendukung pemberdayaan UMKM lokal melalui peningkatan omset dan akses pasar.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Kartanegara, Bapak Edi Damansyah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan tertib.

“Alhamdulillah, kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman hingga area Kedaton dapat ditata dengan optimal, menjadikan kawasan ini sebagai pusat kegiatan kuliner Ramadan yang terorganisasi dan representatif. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha,” ujar beliau di hadapan awak media.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, baik dari perangkat daerah, pengelola pasar, serta masyarakat, yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Lorong Pasar Ramadan tidak hanya menjadi tempat berjualan, namun juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah melalui sektor UMKM. Oleh karena itu,

mari kita jaga bersama agar kegiatan ini dapat berjalan tertib dan membawa manfaat luas,” imbuhnya.

Sebagai penutup, Bupati Edi Damansyah mengingatkan kepada seluruh pedagang maupun pengunjung untuk tetap menjaga esensi bulan suci Ramadan sebagai momen peningkatan spiritual dan sosial.

“Walaupun aktivitas ekonomi meningkat selama Ramadan, jangan sampai melupakan kewajiban utama kita sebagai umat beriman. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah wajib, amalan sunnah, serta mempererat kepedulian sosial,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap Lorong Pasar Ramadan tidak hanya menjadi pusat kuliner tahunan, tetapi juga mampu menjadi ruang publik yang inklusif, tertib, dan mendukung pemulihan ekonomi berbasis kerakyatan secara berkelanjutan.(wan/ADV/Diskominfo Kukar)

Print Friendly, PDF & Email