Koba Fest Vol II Bukti Event Daerah Bisa Gaet Puluhan Ribu Pengunjung dan Dongkrak UMKM

Foto: Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo.[ist]

Tenggarong, pantaukaltim.com – Gelaran Koba Fest Vol II yang berlangsung meriah selama empat hari di kawasan Stadion Rondong Demang, Tenggarong, sukses menyedot lebih dari 35 ribu pengunjung. Tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, acara ini juga membawa berkah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang ikut ambil bagian dalam festival tersebut.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Slamet Hadiraharjo, menyebutkan bahwa animo masyarakat terhadap event ini sangat tinggi, bahkan melebihi ekspektasi panitia.

 

“Total pengunjung selama empat hari mencapai 35.800 orang. Ini membuktikan bahwa event lokal jika dikelola serius bisa menarik minat masyarakat luas,” ujarnya pada Senin, 14 Juli 2025.

 

Lebih lanjut Slamet menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan pelaku UMKM yang diberikan ruang di area festival untuk memamerkan dan menjual produk mereka.

 

“Ada 84 tenant UMKM yang terlibat. Rata-rata omzet per hari mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta. Ini tentu sangat positif untuk pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.

 

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Siti Rohani, mengaku merasakan dampak langsung dari gelaran tersebut. Ia berhasil meraih omzet hampir Rp10 juta selama empat hari, jauh di atas target awal.

 

“Biasanya kalau jualan di tempat biasa paling laku Rp300 ribu sampai Rp500 ribu per hari. Tapi di Koba Fest ini bisa sampai Rp2,5 juta per hari,” ungkapnya senang.

 

Koba Fest Vol II menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari konser musik, pentas budaya, pertunjukan komunitas, hingga festival kuliner. Beberapa musisi nasional juga turut memeriahkan acara ini seperti Fourtwnty, Denny Caknan, dan Drive, yang tampil di panggung utama dan menarik lautan penonton.

 

Event yang digagas oleh Dinas Pariwisata Kukar ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang konsisten dalam mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara.

 

“Tahun depan kita upayakan skalanya lebih besar dan melibatkan lebih banyak pelaku lokal,” pungkas Slamet.

 

Dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat serta manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, Koba Fest Vol II bukan hanya sekadar festival, tetapi telah menjadi simbol semangat baru kebangkitan pariwisata dan ekonomi rakyat di Kukar.

Semua pihak kini menantikan gebrakan Koba Fest berikutnya yang diyakini bakal lebih besar dan spektakuler. (adv/Diskominfo Kukar)

Print Friendly, PDF & Email