SAMARINDA – Beberapa waktu lalu, Samarinda berhasil menyabet predikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat Nindya. Pemkot Samarinda pun berkomitmen untuk terus meningkatkan predikat tersebut agar bisa menyandang status KLA Tingkat Utama. Dalam upaya meningkatkan prestasi tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menerangkan bahwa sejatinya masih banyak PR yang harus dituntaskan pemerintah.
Puji menyoroti upaya pemenuhan hak anak, yang hingga saat ini masih banyak yang belum terealisasi. Ia menyebut, penghargaan ini semestinya menjadi evaluasi bagi seluruh pihak.
“Poinnya, jangan membuat kita langsung berbangga, berpuas diri,” tegasnya, pada Kamis [9/11/2023].
Pihaknya mengingatkan bahwa berdasarkan fakta di lapangan menunjukkan masih banyak permasalahan yang melibatkan anak-anak masih terbilang banyak. Bukan hanya di lingkungan sekolah, namun juga di lingkungan tempat tinggal mereka, yang bisa memberikan dampak pada tumbuh kembang anak. Selain itu ia menilai, bidang kesehatan juga semestinya mendapatkan perhatian khusus.
“Sektor kesehatan pada anak juga harusnya jadi perhatian tersendiri. Jajanan yang tidak sehat, itu sebisa mungkin bisa dihindari. Misalnya, minuman kemasan yang punya kadar gula tinggi,” sambungnya.
Persoalan kesehatan menurutnya menjadi isu prioritas yang harus bisa dicegah pada anak sejak dini. Hal ini karena berkaitan dengan kondisi kesehatan anak dalam jangka panjang. Puji mengaku prihatin dengan banyaknya kasus obesitas yang terjadi di anak-anak.[wan/ADV DPRD Samarinda]






