Pantaukaltim.com, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengingatkan pentingnya peran pelajar dalam upaya pencegahan perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Karenanya, seluruh pihak harus bisa melibatkan dan berkolaborasi dengan para pelajar.
Deni menjelaskan, pelibatan pelajar bisa dilakukan dengan memberikan edukasi kepada para siswa tentang hal apa saja yang masuk dalam kategori perilaku perundungan atau bullying. Ia meyakini pemahaman yang baik tentang bullying akan membantu siswa dalam menetapkan batasan terhadap perilaku mereka terhadap sesama.
“Persoalan ini bukan urusan yang boleh dianggap remeh. Kita harus pikirkan dampak psikologis yang bisa diderita korban,” terangnya, Sabtu [13/4/2024].
Ia menambahkan, pencegahan perundungan harusnya bisa jadi prioritas utama untuk dilaksanakan seluruh pihak di satuan pendidikan. Peran aktif pelajar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusi menurut Deni sangatlah vital.
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, kolaborasi yang sinergis antarpelajar merupakan fondasi utama dalam membangun lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Selain pelajar, kolaborasi guru, dan pihak sekolah lainnya dapat menciptakan budaya yang menghargai perbedaan dan mengutamakan keselamatan serta kesejahteraan semua individu di lingkungan pendidikan.
“Seluruh pihak harus diberikan pemahaman tentang menghormati dan mendukung satu sama lain. Ini yang perlu ditanamkan secara luas,” pungkasnya. [dtn/ADV DPRD SMD]






