Dispora Kaltim Ungkap Alasan Minimnya Partisipasi Pemuda Dalam Program Pelatihan dan Pembinaan

Dispora Kaltim saat sosialisasi Kecakapan Hidup. [dok.ist]

Pantaukaltim.com, Samarinda – Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menyebut secara keseluruhan kegiatan Dispora Kaltim yang terlaksana di tahun 2024, tingkat partisipasi pemuda masih minim.

Setidaknya ada 2 faktor yang mungkin jadi penyebab minimnya partisipasi pemuda di Kaltim.

Pertama, kurang minat atau rendahnya inisiatif dari pemuda dalam mengakses atau mencari informasi.

Kemungkinan kedua, pola sosialisasinya dari Dispora Kaltim yang belum maksimal, sehingga para pemuda tidak menerima atau tidak mengetahui informasi tersebut.

Terhadap 2 faktor kemungkinan tersebut, Dispora sudah siapkan strategi untuk atasi pada tahun 2025.

Yakni mengubah pola sosialisasi dari konvensional ke tatap muka atau mendatangi langsung sekolah-sekolah, perguruan tinggi hingga lembaga kepemudaan untuk sosialisasi program kepemudaan di Dispora.

Untuk mewujudkan target tersebut, Dispora Kaltim akan bekerja sama dengan dinas terkait di setiap kabupaten dan kota.

“Sinergi ini dinilai krusial dalam mencapai dampak yang lebih luas dan meningkatkan antusiasme pemuda di seluruh wilayah Kaltim,” ungkap Rusmulyadi, Rabu [13/11/2024].

Melalui pendekatan langsung, Rusmulyadi optimis semakin banyak pemuda Kaltim yang tertarik untuk bergabung dan berkembang melalui program-program kepemudaan yang disediakan Dispora Kaltim di tahun 2025.

“Makanya tahun depan [2025] target kami libatkan 5.000 pemuda dalam program pembinaan dan pelatihan,” ucap dia. [ADV Dispora Kaltim]

Print Friendly, PDF & Email