Pantaukaltim.com, Samarinda – Dispora Kaltim ingin mewujudkan gerakan ketahanan diri, yang melibatkan pemuda dari berbagai wilayah, untuk saling mengingatkan dan berkolaborasi dalam membangun upaya pencegahan terhadap bahaya negatif.
Seperti bahaya narkotika, pergaulan bebas hingga beragam aktifitas buruk lainnya. Upaya pencegahan itu melalui program Peningkatan Kapasitas Pemuda [PKP].
“Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat mental pemuda agar lebih siap menghadapi tantangan penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri, Rabu [20/11/2024].
Bahri menjelaskan pemahaman akan bahaya narkoba yang dapat merusak kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosial, Dispora Kaltim mendorong pemuda untuk lebih aktif melindungi diri dan lingkungannya dari ancaman tersebut.
Untuk memperluas dampak program ini, Dispora Kaltim juga berencana menggelar advokasi dan sosialisasi lebih luas tentang bahaya narkoba. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, terutama di kalangan pemuda, tentang potensi ancaman narkoba yang dapat muncul di sekitar mereka.
“Kami berharap, melalui program-program ini, pemuda di Kaltim bisa lebih peka dan peduli terhadap bahaya narkoba. Mereka perlu dibekali dengan pengetahuan agar mampu menghadapi ancaman narkoba, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan sosial mereka,” jelas Bahri.
Dengan adanya program PKP dan sosialisasi bahaya narkoba, Dispora Kaltim berupaya membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan resilien.
Lebih jauh, Bahri menekankan pentingnya kerja sama antara keluarga, sekolah, dan komunitas pemuda dalam mendukung upaya pencegahan narkoba. [ADV Dispora Kaltim]






