Damayanti Kritisi Kenaikan UKT

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti.[istimewa].

SAMARINDA – Beberapa waktu belakangan ini, Indonesia diramaikan dengan protes para mahasiswa terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mereka. Kenaikan tersebut dinilai tidak melihat kondisi finansial mahasiswa.

Ternyata, hal ini pun disoroti oleh Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti. Ia juga tidak terima dengan kenaikan UKT, karena hal ini menghambat akses pendidikan bagi masyarakat.

Adanya kenaikan UKT ini, bahkan bisa memicu kesenjangan akses pendidikan dan menghambat upaya mencerdaskan bangsa.

“Kenaikan UKT yang tinggi bukan solusi. Kita perlu mencari alternatif lain agar pendidikan dapat diakses oleh semua kalangan,”ucapnya, Rabu (29/5/2024).

Ia berharap agar aspirasi mahasiswa bisa didengar dan ditanggapi oleh pemerintah. Apalagi pendidikan merupakan sektor vital dalam pembangunan daerah. Artinya tidak boleh menjerumuskan rakyat ke dalam kesulitan.

“Mari kita perjuangkan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi semua,”tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah maupun pihak perguruan tinggi mampu mengkaji ulang aturan UKT yang ada. Seperti pemberian beasiswa yang lebih luas atau skema pembayaran UKT yang lebih fleksibel. (SY/ADV/DPRD Samarinda)

Print Friendly, PDF & Email