SAMARINDA – PT BPD Kaltim Kaltara atau Bankaltimtara disebut-sebut mengajukan penambahan modal kepada Pemprov Kaltim. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listyono. Nidya menjelaskan bahwa pihaknya juga pihaknya menerima proposal pengajuan tambahan modal dari bank daerah tersebut.
Untuk besaran yang diajukan, diterangkan Nidya mencapai Rp3,4 miliar. Melalui proposal tersebut, pihak Bankaltimtara menjelaskan rencana bisnis yang akan dikerjakan dengan tambahan modal yang diajukannya.
“Sudah kami baca, menurut proposal tersebut bakal ada hal besar dari rencana bisnis yang sudah mereka susun,” kata Nidya, Selasa [31/10/2023]
Dalam proposal tersebut juga dijelaskan potensi penambahan kontribusi yang bisa diberikan Bankaltimtara terhadap kas pemasukan daerah. Ia menambahkan, pengajuan penambahan modal yang disampaikan Bankaltimtara sejatinya adalah hal yang wajar.
Pasalnya, Pemprov Kaltim memutuskan menyalurkan modal ke Bankaltimtara dengan nominal Rp5,1 triliun, Namun hingga tahun ini, penyaluran modal baru terealisasi sebesar Rp1,69 triliun. Sehingga manajemen Bankaltimtara pun kembali mengajukan proposal untuk memperoleh sisa tambahan modal yang dibutuhkan.
“Jadi kekurangannya itu yang diminta pihak sana,” singkatnya.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya pun akan melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltim untuk merespons hal tersebut. Pihaknya juga akan mengevalusais dan merumuskan kebijakan untuk menjawab permintaan Bankaltimtara. [sia/ADV DPRD KALTIM]






