SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin membeberkan sejumlah faktor yang menjadi kendala dalam proses optimalisasi serapan anggaran di instansi yang ada di lingkungan Pemprov Kaltim, Jumat [20/10/2023].
Menurutnya, salah satu kendala tersebut disebabkan oleh kualitas dan kuantitas Sumberdaya Manusia (SDM) yang ada di sebuah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memegang peranan besar dalam mempercepat proses serapan anggaran.
Hal ini disampaikan usai menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. Instnasi tersebut dikatakannya tergolong sebagai lembaga dengan serapan anggaran yang terbilang rendah.
“Dari informasi yang kami terima memang disebabkan salah satunya keterbatasan jumlah SDM,” kata Salehuddin.
Selain itu, ia juga menerima laporan bahwa SDM yang tersedia belum mampu menuntaskan program yang sudah dirancang. Padahal menurut Salehuddin, kompetensi yang dimiliki SDM-SDM di tatanan birokrasi memiliki pernanan besar dalam percepatan serapan anggaran, dan agar program yang disusun bisa berjalan lebih optimal.
“Saya harus minta maaf karena menyampaikan hal ini. Tapi ada beberapa SDM yang nyatanya tidak mampu mengelola dan menjalankan program, pekerjaan rumah yang harus segera ditemukan solusinya,” lanjutnya.
Salehuddin meminta seluruh instansi di lingkungan Pemprov Kaltim, juga instansi di lingkungan pemerintah kabupaten/kota untuk bisa menemukan inovasi dan melakukan terobosan untuk memastikan anggaran yang ada terserap secara optimal ke dalam program-program yang sudah dirancangkan sebelumnya. [Ama/Adv DPRD Kaltim]






