Pemkot Samarinda Berupaya Entaskan Miskin Ekstrem Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar. [Istimewa]

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya mencapai target zero miskin ekstrem pada tahun 2024, dan salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui program “Gerakan Orang Tua Asuh” yang dikelola oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda.

Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar menjelaskan bahwa saat ini tercatat ada 37 anak dari tiga kecamatan di Kota Samarinda yang direncanakan akan mendapatkan bantuan melalui program tersebut.

Tetapi sebelum itu, ia menekankan perlunya menyusun pedoman atau petunjuk teknis (juknis) yang jelas mengenai bagaimana program ini akan dijalankan, termasuk input dan output yang diharapkan. Setelah semuanya jelas, barulah pihak yang berwenang dapat menjalankannya.

“Juknisnya harus jelas dulu bagaimana input dan output nya apa seperti apa. Jika sudah jelas baru kami bisa menjalankannya,” jelas Deni, Rabu (8/11/2023).

Karenanya, Deni berharap agar Dinsos PM Samarinda segera menyusun pedoman ini agar program “Gerakan Orang Tua Asuh” dapat segera dijalankan. Selain itu, melibatkan unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) akan menjadi langkah berikutnya setelah semua aspek program telah terdefinisi dengan baik.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Samarinda untuk mencapai target pengentasan kemiskinan ekstrem dan memberikan bantuan yang lebih terarah kepada mereka yang membutuhkan.

“Ketika semuanya sudah jelas baru melibatkan unsur Forkopimda. Saya yakin Dinsos PM khususnya Pemkot Samarinda dapat melakukan perumusan secepatnya,” pungkasnya. [sia/ADV DPRD Samarinda]

Print Friendly, PDF & Email