Samarinda – Anggota dewan memiliki tugas untuk turun reses ke masing-masing kecamatan tempat mereka, untuk menyerap aspirasi dari masyarakat yang kemudian disampaikan ke instansi terkait untuk direalisasikan.
Sama halnya dengan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Markaca daerah pemilihan (dapil) I, ungkap pada tiap reses kelurahan tak sebanyak dulu.
“Kalau keluhan yang saya temukan ketika saya reses ya tidak sebanyak dulu lagi. Dalam arti kata untuk perbaikan lingkungan yang berskala kecil sudah ditangani Probebaya,” kata Markaca, Rabu (24/1/2024).
Markaca menyebutkan mayoritas keluhan hanya pengajuan terkait dengan lingkungan. Tetapi porsinya tidak sebanyak dulu.
“Kita ketemu di masyarakat itu yang nomor satu itu ya terkait usulan perbaikan lingkungan. Kita sama-sama tahu bahwa kalau perbaikan infrastruktur itu karena belum sesuai yang diinginkan,” tegasnya.
Dirinya menyebutkan bahwa selama kepemimpinan Andi Harun ini, melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya), bisa berjalan baik.
“Samarinda itu perbaikan infrastruktur berjalan masif. Banyak sudah yang bisa kita lihat, kalau untuk lingkup RT kan sudah ramai, meskipun dengan dana Rp 100 juta,” imbuhnya.
Diketahui alokasi pembagian Rp 100 juta yakni Rp 70 juta untuk pembangunan infrastruktur dan Rp 30 juta untuk pemberdayaan masyarakat sebelum pajak.
“Masyarakat terbantu sekali, mempunya kegiatan di 1962 RT. Yang dulu sebelum era Pak Andi Harun tidak ada,” pungkasnya.[wan/ADV/DPRD Kota Samarinda]






