Pantaukaltim.com, Kutim – Pembenahan sektor pendidikan memang terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Bahkan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis itu telah melakukan pemutakhiran data sekolah dari perkotaan hingga pedalaman. Sebagai upaya untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan setiap sekolah.
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Agusriansyah Ridwan pun memberikan apresiasinya atas kinerja yang inovatif itu.
“Apalagi tujuannya tak lain untuk melalukan pemerataan pembangunan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” ujar Agusriansyah belum lama ini.
Politikus PKS itu menilai, Disdikbud telah memobilisasi untuk mengidentifikasi persoalan kebutuhan sarana dan prasaran yang dibutuhkan sekolah. Hal tersebut merupakan salah satu langkah positif yang memang harus dimaksimalkan.
“Memang sudah banyak perkembangan peningkatan pembangunan. Terutama sapras pendidikan di hampir seluruh satuan pendidikan. Mulai jenjang PAUD hingga SMP. Termasuk peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia),” ungkapnya.
Dia memastikan, hal tersebut masih berproses hingga saat ini. Bahkan pihaknya telah meminta Disdikbud menggunakan data yang diambil hanya saat diajukan saja. Melainkan mengacu pada data kebututuhan. Sehingga tinggal diusulkan pembangunanya pada dana alokasi khusus (DAK), bantuan keuangan (bankeu) hingga anggaran milik daerah.
“Termasuk dengan adanya program beasiswa. Tentu salah satu program dari upaya pemerataan pendidikan di Kutai Timur. Apalagi alokasinya meningkat empat kali lipat, Rp 21,5 miliar. Tahun lalu kan nilainya hanya Rp 5,5 miliar,” tutupnya. (adv)






