Pantaukaltim.com, Samarinda – Mengenalkan olahraga tradisional kepada anak untuk belajar tahu beragam jenis olahraga tradisional penting. Hal itu agar anak usia dini bisa mengenal nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
“Olahraga tradisional bukan hanya sekadar permainan, tapi juga cara untuk membentuk karakter dan memperkuat jati diri bangsa,” ungkap Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, AA Bagus Sugiarta, Sabtu [2/11/2024].
Terlebih di tengah era digital yang semakin mendominasi, olahraga tradisional diharapkan dapat menjadi alternatif edukasi yang menarik bagi anak usia dini.
Karena itu, dia berharap semua pihak untuk memperkenalkan olahraga tradisional, terlebih komunitas-komunitas daerah. Hal ini agar dapat meningkatkan minat masyarakat, terutama di kalangan siswa SD dan SMP.
“Dengan banyaknya anak-anak yang lebih tertarik bermain dengan gadget, penting bagi kita untuk mengenalkan mereka kepada olahraga tradisional,” kata dia.
Dispora mendorong agar anak usia dini dapat memahami dan merasakan langsung keanekaragaman olahraga yang ada di Indonesia, terutama di Kalimantan.
Dengan demikian, pihaknya tengah berusaha memasukkan olahraga tradisional ke dalam program ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.
Namun, sampai saat ini, Dispora masih menunggu pertemuan dengan Dinas Pendidikan Kota untuk membahas bagaimana cara terbaik agar olahraga tradisional dapat diakomodasi dalam kegiatan ekstrakurikuler.
“Kami perlu duduk bersama dengan pihak Dinas Pendidikan untuk menentukan langkah-langkah yang tepat. Ini penting agar implementasinya bisa berjalan dengan baik,” tutup dia. [ADV Dispora Kaltim]






